5 konsol gagal dengan game bagus

5 Konsol Gagal yang Sebenarnya Punya Game Bagus

Inilah konsol gagal yang sebenarnya punya game bagus dan layak untuk dikoleksi.

Industri gaming itu keras, Guys. Nggak selamanya teknologi canggih jadi jaminan sebuah produk bakal laku keras di pasaran. Kadang ada konsol yang rilis dengan spek dewa, tapi ujung-ujungnya malah jadi produk gagal akibat strategi marketing yang ampas atau harga yang nggak masuk akal. Namun, jangan salah sangka dulu, karena ada beberapa konsol game gagal dengan game terbaik sepanjang masa yang sebenarnya punya koleksi judul underrated. Judul-judul ini wajib banget kamu coba lewat emulator atau koleksi retro kalau kamu mau merasakan sensasi bermain yang berbeda.

Meskipun unitnya nggak laku, library game yang mereka tawarkan punya kualitas yang setara dengan konsol populer lainnya. Penasaran apa saja isinya? Yuk, kita bahas satu per satu!

SEGA Dreamcast: Pionir Online yang Terlalu Cepat

Kalau ngomongin konsol yang lahir di waktu yang salah, Dreamcast adalah juaranya. Ini adalah konsol pertama yang mendukung fitur online gaming secara bawaan. Sayangnya, dominasi PlayStation 2 bikin SEGA harus angkat kaki dari bisnis hardware.

Padahal, konsol ini punya game masterpiece seperti Shenmue yang punya dunia sangat detail, hingga Sonic Adventure yang legendaris. Kalau kamu suka genre fighting, Marvel vs. Capcom 2 di sini adalah salah satu versi terbaik yang pernah ada. 

Baca juga : 20 Game Platformer Terbaik yang Bakal Bikin Kamu Ketagihan!

Nintendo Wii U: Pad yang Membingungkan

Banyak orang mengira Wii U cuma sekadar aksesori tambahan buat Nintendo Wii. Kesalahan nama ini bikin penjualannya terjun bebas. Tapi lihat sisi positifnya, hampir semua game hits di Nintendo Switch sekarang adalah hasil porting dari Wii U!

Game seperti Mario Kart 8, The Legend of Zelda: Breath of the Wild, hingga Bayonetta 2 aslinya lahir di konsol ini. Tanpa keberadaan Wii U, mungkin kita nggak bakal melihat quest epik Link di daratan Hyrule seperti sekarang. Strategi Nintendo yang unik ini memang sering kali di luar nalar, mirip dengan cara Team RRQ yang selalu punya kejutan di setiap turnamen.

PlayStation Vita: Si Canggih yang Kurang Support

PS Vita itu ibarat punya mesin PS3 di dalam genggaman. Layar OLED miliknya cakep banget buat ukuran zamannya. Sayangnya, Sony seperti kurang niat memberikan dukungan game first-party.

Meski begitu, para pecinta JRPG pasti setuju kalau Vita adalah surga tersembunyi. Ada Persona 4 Golden yang bikin betah grinding berjam-jam, serta Uncharted: Golden Abyss yang punya grafik gila untuk ukuran handheld tahun 2011. Sayang banget kalau potensi sebesar ini harus berhenti di tengah jalan. 

Eh kamu udah siap siap buat main game State of Play terbaru? Jangan lupa beli vouchernya di RRQ Top Up ya! 

Panasonic 3DO: Konsol Sultan dengan Game Unik

Waktu pertama kali rilis, harga konsol ini mahal banget, sekitar 700 USD! Jelas saja nggak banyak orang sanggup beli. Tapi, 3DO punya beberapa judul game yang unik dan berani beda.

Contohnya ada Road Rash yang punya soundtrack musik grunge keren, serta game Star Control II yang punya elemen campaign luar angkasa sangat luas. Sayangnya, harga selangit bikin konsol ini cuma jadi pajangan di toko-toko elektronik saja. Kalau dulu harga konsolnya mahal, untungnya sekarang kamu bisa beli item game favorit dengan harga miring di RRQ Topup.

Atari Jaguar: Kegagalan 64-Bit yang Ambisius

Atari mencoba pamer kekuatan dengan klaim konsol 64-bit pertama, tapi kenyataannya arsitekturnya susah banget bagi para developer. Walaupun begitu, ada satu game yang jadi alasan utama orang tetap mencari Jaguar sampai sekarang: Alien vs. Predator.

Game ini punya atmosfer horor yang mencekam dan grafik yang melampaui masanya. Selain itu, ada Rayman pertama yang warnanya sangat cerah dan animasinya mulus banget di konsol ini. Meskipun gagal di pasaran, setidaknya Atari sempat memberikan standar baru untuk genre action-horror.