Kalau kamu baru nyemplung ke Bee Swarm Simulator di Roblox, rasanya game ini simpel: kumpulin serbuk sari, balik ke sarang, terus jadiin madu. Tapi makin lama main, kamu bakal sadar ada banyak detail kecil yang bikin progres kamu bisa super kencang… atau malah terasa mentok. Artikel ini dibuat sebagai guide yang fokus ke fondasi awal: ngerti alur permainan, cara milih bee yang ramah pemula, rutinitas farming madu yang efisien, sampai kebiasaan kecil yang bikin progres kamu lebih “berasa” sejak awal.
Dasar Permainan Bee Swarm Simulator Roblox

Di Bee Swarm Simulator, kamu berperan sebagai beekeeper yang ditemani segerombolan bee. Mereka ngikutin kamu ke berbagai field (area bunga), bantu ngumpulin serbuk sari (pollen), dan kadang juga ikut bertarung lawan mob tertentu.
Alur dasarnya begini:
- Kamu masuk ke field dan mengumpulkan serbuk sari sampai tas kamu penuh (atau mendekati penuh).
- Serbuk sari itu belum jadi uang. Kamu harus balik ke hive (sarang) untuk convert serbuk sari menjadi madu.
- Madu (honey) adalah mata uang utama yang kamu pakai buat beli tool, bag, hive slot, dan banyak upgrade lainnya.
Yang sering bikin pemula kaget: kecepatan kamu naik itu bukan cuma dari “alat kamu makin bagus”, tapi dari kombinasi:
- jumlah bee di hive kamu,
- ability token yang mereka keluarkan,
- manajemen kapasitas (biar kamu nggak buang waktu bolak-balik),
- dan kebiasaan ngejar quest dari para bear.
Soal kapasitas, secara bawaan hive kamu punya 25 hive slot. Nantinya kamu bisa membeli tambahan slot sampai total 50 (slot tambahan ini biasanya jadi salah satu target jangka menengah karena harganya makin mahal).
Cara Memilih Bee untuk Pemula

Di awal permainan, kamu bakal sering dapat Basic Egg dan beberapa jenis egg lain. Prinsip paling aman buat pemula itu: bangun hive yang seimbang dulu, jangan buru-buru “ngejar meta” warna tertentu.
Kenapa? Karena quest awal dari bear (terutama Black Bear) biasanya meminta kamu panen serbuk sari dari berbagai field—ada yang dominan putih, merah, atau biru. Kalau kamu terlalu condong ke satu warna dari awal, kamu bakal lebih sering merasa “ini kok lama banget ya” saat ketemu tugas dari warna yang berseberangan.
Prioritas kemampuan yang enak buat awal
Kamu nggak harus hafal semua jenis bee. Cukup pahami kebutuhan dasar pemula, lalu cari bee yang menutup kebutuhan itu:
- Kecepatan gerak (movespeed): cari pemicu Haste seperti Hasty Bee atau Shocked Bee. Semakin sering kamu dapet tumpukan Haste, makin cepat kamu pindah field, ngejar token, dan balik ke hive.
- Peluang critical dan burst pengumpulan: Focus dan kemampuan sejenisnya bikin hasil panen kamu terasa “meledak” di momen tertentu. Music Bee juga terkenal kuat karena membawa Melody (bonus critical power) plus akses ke Focus.
- Pengumpulan area (buat panen cepat): bomb-type seperti Bomber Bee bisa ngebut panen di field ramai bunga.
Kalau kamu baru mulai dan belum punya banyak pilihan, target yang realistis itu:
- minimal 1 pemicu Haste,
- minimal 1 pemicu Focus atau sumber buff yang membantu critical,
- minimal 1 bomb-type,
- sisanya biarkan campuran sambil kamu nambah jumlah bee.
Kebiasaan yang sering bikin pemula rugi
- Terlalu cepat menghabiskan Royal Jelly buat “reroll” bee. Di awal, yang paling penting itu nambah tenaga kerja: jumlah bee dan upgrade perlengkapan dasar. Royal Jelly tetap berguna, tapi biasanya lebih terasa ketika kamu sudah paham tujuan hive kamu.
- Menetaskan egg tanpa rencana. Di versi modern, kamu bisa menetas di atas bee yang sudah ada untuk menggantinya (mirip efek Royal Jelly). Ini berguna, tapi kalau kamu asal ganti, kamu bisa kehilangan bee yang sebenarnya lagi kamu butuhin.
Sebagai bee swarm simulator starter guide yang aman: tambah jumlah bee dulu sampai progres kamu stabil, baru pelan-pelan rapikan komposisinya.
Teknik Dasar Farming Madu
Pemula sering berpikir “yang penting panen sebanyak-banyaknya”. Padahal yang bikin madu kamu kencang itu: ritme panen dan convert yang efisien.
1. Pahami siklus tas penuh → balik → convert
Kalau tas kamu sudah penuh, serbuk sari tambahan biasanya jadi kurang efektif (bahkan bisa kebuang, tergantung kondisi). Jadi biasakan:
- panen sampai mendekati penuh,
- balik ke hive,
- tunggu bee kamu convert.
Tips kecil yang sering diremehkan: saat proses convert di lingkaran sekitar hive, posisikan diri kamu dekat titik yang bikin jarak bolak-balik bee ke sarang jadi lebih singkat. Ini kelihatan sepele, tapi kalau kamu melakukannya ratusan kali, waktunya kerasa.
2. Kejar ability token, jangan cuma tebas bunga
Sebagian besar bee mengeluarkan ability token yang bisa kamu ambil untuk memicu buff atau efek panen. Token ini ada waktu hilangnya, jadi gaya mainnya bukan “ngider santai”, tapi “ambil token yang relevan, lanjut panen, ambil token lagi”.
Di awal, ability token yang paling terasa biasanya:
- Haste (mobilitas),
- Focus dan buff critical,
- bomb untuk panen area.
3. Upgrade perlengkapan dengan urutan yang masuk akal
Di Noob Shop, kamu bisa mulai upgrade tool dari Scooper ke pilihan yang lebih efektif seperti Rake, Clippers, Magnet, sampai Vacuum. Secara umum, upgrade tool itu bikin panen serbuk sari kamu lebih cepat, tapi jangan sampai semua madu kamu habis di perlengkapan dan kamu lupa nambah jumlah bee.
Pola aman buat pemula:
- beli upgrade tool yang murah dulu (misalnya Rake),
- lanjut tambah bee lewat Basic Egg,
- baru naik lagi perlahan ke tool berikutnya kalau kamu merasa panen kamu sudah mulai “ketahan” oleh alat yang lambat.
4. Pilih field sesuai tujuan kamu
Beberapa field awal yang sering dipakai pemula:
- Sunflower Field untuk panen santai tanpa gangguan mob.
- Clover Field lebih “rame” (ada Ladybug dan Rhino Beetle), tapi hasilnya bisa terasa lebih variatif karena campuran bunga.
Intinya: kalau kamu sedang ngejar quest tertentu, ikutin permintaan bear. Kalau sedang butuh madu cepat, pilih field yang cocok dengan komposisi bee kamu dan mudah diakses dari hive.
Tips Progress Awal

Bagian ini fokus ke kebiasaan, bukan teori. Ini yang biasanya bikin akun baru terasa cepat naik.
Fokus ke quest dari bear
Mulai dari Black Bear, kamu bakal dikasih rangkaian quest yang mendorong kamu buat panen dan berkembang. Jangan anggap quest cuma “misi sampingan” di awal game, quest itu jalur utama progres kamu karena:
- kamu dapat hadiah yang mempercepat panen,
- kamu dipaksa membuka kebiasaan main yang benar (pindah field, ngumpulin token, dll),
- dan pelan-pelan kamu bakal kebuka akses ke area yang lebih tinggi.
Selain Black Bear, ada juga Brown Bear yang biasanya ngasih quest acak dari berbagai field, dan Mother Bear yang condong ke perkembangan level bee lewat pemberian treat.
Simpan ticket dan item langka
Saat kamu mulai dapat ticket atau egg yang jarang, tahan dulu kalau kamu belum yakin. Pemula sering “gatal” pengin menetas atau belanja cepat, padahal beberapa item lebih maksimal kalau kamu pakai di timing yang tepat.
Naikkan jumlah bee dulu, baru rapikan
Di fase awal, menambah 1–3 bee baru biasanya lebih berdampak dibanding memaksa reroll komposisi pakai Royal Jelly. Jadi, target kamu adalah membuat kerja tim kamu makin ramai. Setelah jumlah bee kamu cukup dan madu kamu stabil, barulah kamu “bersih-bersih” komposisi.
Hindari kebiasaan bolak-balik terlalu cepat
Kalau kamu balik ke hive saat tas masih setengah, kamu bakal buang waktu convert dengan jumlah serbuk sari yang belum maksimal. Sebaliknya, kalau kamu memaksa panen saat sudah penuh, kamu bisa kehilangan efisiensi. Cari ritme yang pas: mendekati penuh, lalu pulang.
Jangan keburu bandingin progres dengan game lain
Kalau kamu habis main Adopt Me! dan berharap progresnya “instan”, kamu bisa kaget karena Bee Swarm Simulator itu lebih mirip game grind yang imbalannya terasa dari kebiasaan kecil yang konsisten. Justru di situlah serunya: kamu benar-benar ngerasain build kamu makin kuat dari hari ke hari.
Pada akhirnya, kunci dari bee swarm simulator starter guide ini sederhana: bangun fondasi dulu. Perbanyak bee, ikutin quest, rapikan rutinitas panen dan convert, lalu upgrade perlengkapan secara bertahap. Kalau kamu konsisten melakukan itu, fase awal yang biasanya bikin orang cepat bosan justru jadi fase paling satisfying karena progres kamu kelihatan jelas, madu naik, hive makin rame, dan area yang kamu buka makin luas.
Jangan lupa untuk kunjungi RRQ Top Up untuk mendapatkan harga promo Robux serta Voucher Roblox dan juga beragam game lainnya dengan harga yang terjangkau serta terpercaya tentunya. Nantikan juga banyak promo menarik dari https://rrqtopup.com/ yang jarang kamu temukan di tempat top up lainnya.
