20 Game Mirip Minecraft yang Masih Seru Buat Dimainin!

Minecraft berhasil menjadi fenomena global karena game buatan Mojang ini memberikan kebebasan penuh kepada pemain untuk melakukan apa pun yang mereka inginkan. Hasilnya, game sandbox tersebut tetap seru dimainkan berulang kali tanpa terasa membosankan. Kalau kamu sedang mencari game mirip Minecraft tapi dengan keunikan tersendiri, simak daftar 20 game serupa yang masih seru banget untuk dimainkan di 2026!

1. Roblox

Sama seperti Minecraft, Roblox juga masuk dalam kategori sandbox game. Artinya, game ini nggak punya tujuan khusus atau alur cerita linier. Jadi, kamu bebas menjelajahi dunia yang ada sesuka hati. Bedanya, Roblox nggak punya sistem crafting atau survival seperti Minecraft. Sebagai gantinya, kamu bisa bikin game kamu sendiri atau menciptakan pengalaman mirip game yang kamu suka.

Kesamaan antara Minecraft dan Roblox adalah keduanya punya fitur sosial dan multiplayer yang solid. Keduanya mendorong pemain buat saling berinteraksi — entah itu untuk kerja sama atau adu skill. Aspek sosial inilah yang bikin Roblox dan Minecraft tetap populer hingga sekarang.

2. Slime Rancher 1 & 2

Kalau kamu suka aspek farming di Minecraft, kamu bisa coba main Slime Rancher 1 atau 2. Sesuai namanya, fokus utama dari Slime Rancher adalah membangun peternakan slime. Kamu bisa mengumpulkan berbagai jenis slime dan mengawinkan dua jenis yang berbeda untuk menghasilkan tipe slime baru.

Tapi berbeda dengan Minecraft yang punya elemen survival, Slime Rancher mengambil latar di dunia yang jauh lebih aman. Jadi, kamu nggak perlu khawatir karaktermu bakal mati.

3. Satisfactory

Game lain yang mirip dengan Minecraft adalah Satisfactory, sebuah game open-world sandbox dengan komunitas yang solid. Keduanya sama-sama mendorong pemain untuk membangun struktur yang kompleks. Bedanya ada di jenis bangunan yang dibuat.

Di Minecraft, kamu didorong untuk membangun tempat tinggal—mulai dari rumah sederhana hingga istana megah. Sementara di Satisfactory, fokusnya ada pada pembangunan kompleks industri berupa pabrik-pabrik yang saling terhubung dalam satu sistem produksi.

Dengan tema industrialisasi yang kuat, otomatisasi menjadi elemen kunci di Satisfactory. Kamu bertanggung jawab merancang lini produksi dan jaringan logistik untuk mengolah bahan mentah menjadi produk jadi secara efisien.

4. Terraria

Terraria sering disebut sebagai “kembaran 2D” dari Minecraft. Pasalnya, keduanya sama-sama merupakan game sandbox dengan elemen crafting dan survival. Di Terraria, kamu bisa menggali tanah, membangun rumah, bertarung melawan monster, hingga menjelajahi berbagai bioma unik—pengalaman yang terasa mirip dengan apa yang ditawarkan Minecraft.

Salah satu perbedaan utama antara Terraria dan Minecraft terletak pada perspektifnya. Jika Minecraft menggunakan tampilan 3D, Terraria hadir dalam format 2D side-scroller. Meski begitu, kompleksitas sistem crafting, mekanisme pertarungan, serta elemen eksplorasi di Terraria tetap sepadan dan sama-sama bikin ketagihan.

5. Stardew Valley

Stardew Valley memang bukan game sandbox. Namun, game ini tetap punya sejumlah kesamaan dengan Minecraft, terutama dalam aspek crafting dan eksplorasi. Keduanya juga sama-sama memungkinkan kamu mengolah lahan serta mengumpulkan berbagai material untuk menunjang progres permainan.

Kalau kamu lebih suka genre farming sim dan ingin mencoba judul lain dengan nuansa serupa Harvest Moon, langsung saja cek daftar rekomendasinya di sini.

6. Don’t Starve

Kalau kamu suka dengan elemen survival di Minecraft, kamu wajib coba Don’t Starve. Sesuai dengan namanya, fokus utama dari Don’t Starve adalah mencari makanan dan memastikan kamu nggak mati kelaparan. Tapi, kamu juga harus bisa membangun tempat tinggal, meski sederhana. 

Selain itu, kamu perlu menemukan cara untuk membuat api agar tetap hangat dan waras. Di Don’t Starve, kematian karaktermu bersifat permanen, jadi kamu harus super hati-hati. Kalau kamu ingin bermain bareng teman, kamu bisa coba multiplayer expansion-nya, Don’t Starve Together.

7. Starbound

Mirip dengan Terraria, Starbound juga mengusung art style 2D. Di game ini, kamu bisa menjelajahi berbagai dunia alien menggunakan pesawat luar angkasa. Selama eksplorasi, kamu dapat membangun beragam struktur yang berfungsi sebagai pos terdepan untuk membantumu bertahan hidup di planet asing.

Dibandingkan dengan Minecraft, Starbound menawarkan struktur cerita yang lebih kuat. Kamu bisa memilih satu dari tujuh ras yang tersedia, masing-masing dengan latar belakang dan narasi tersendiri. Meski begitu, keduanya tetap sama-sama mendorong pemain untuk terus bereksplorasi dan mengembangkan dunia yang mereka tempati.

8. LEGO Fortnite

Dirilis pada Desember 2023, LEGO Fortnite adalah game survival yang menggabungkan konsep Minecraft dan Fortnite. Sama seperti Minecraft, di LEGO Fortnite, kamu bisa membangun berbagai struktur bangunan dan mengelola area di sekitarnya, mulai dari rumah sederhana hingga desa yang lebih kompleks.

Tak hanya itu, keduanya juga mengusung elemen survival yang mengharuskan pemain mengumpulkan material, melakukan crafting, dan melawan musuh. Di LEGO Fortnite, kamu juga dapat menjelajahi beragam bioma, mulai dari pegunungan dan danau hingga gurun.

9. No Man’s Sky

No Man’s Sky sempat menuai kecaman saat rilis di 2016 karena belum memenuhi ekspektasi pemain. Namun, sejak saat itu, developer Hello Games terus merilis update dan ekspansi gratis secara rutin. Hasilnya, No Man’s Sky bertransformasi menjadi game sandbox bertema sci-fi yang jauh lebih kaya konten dan fitur.

Di No Man’s Sky, kamu bisa menjelajahi galaksi yang hampir tak terbatas, mendarat di berbagai planet asing, lalu mengumpulkan material untuk crafting, upgrade peralatan, serta memperbaiki atau memoles kapal luar angkasamu.

Menariknya, kalau kamu lebih suka eksplorasi santai tanpa harus khawatir tentang bertahan hidup, No Man’s Sky juga menyediakan mode permainan yang lebih kasual. Jadi, kamu bebas menjelajah alam semesta tanpa harus terlalu khawatir soal manajemen sumber daya atau ancaman lingkungan ekstrem.

10. Dragon Quest Builders 2

Dragon Quest Builders 2 merupakan spinoff dari seri Dragon Quest. Sama seperti Minecraft, Dragon Quest Builders 2 memberi kamu kebebasan untuk membangun apa pun yang kamu mau, dari rumah sederhana hingga kota megah. Bedanya, game ini juga menyuguhkan cerita yang terstruktur, karakter NPC yang bisa diajak berinteraksi, dan misi-misi yang lebih terarah. Jadi, kalau kamu suka Minecraft tapi ingin pengalaman yang lebih fokus pada cerita dan petualangan, Dragon Quest Builders 2 bisa jadi pilihan yang pas.

11. LEGO Worlds

Sama seperti Minecraft, fokus utama LEGO Worlds adalah membangun apa pun yang kamu inginkan. Game ini menyediakan berbagai tools yang memungkinkan kamu membuat beragam struktur sekaligus memanipulasi area di sekitarnya dengan bebas.

Menariknya, kamu bisa membangun sebuah struktur secara manual atau memanfaatkan fitur 3D copy/paste untuk menyalin struktur yang sudah ada di dalam game. Keunikan lain dari game ini adalah seluruh elemen di LEGO Worlds—mulai dari menara jam, tanah, awan, hingga lava—tersusun dari kepingan LEGO. Artinya, semuanya bisa dibongkar dan dimodifikasi sesuai kreativitasmu.

12. Subnautica

Kalau kamu suka horor dan sci-fi, kamu harus coba mainkan Subnautica. Mirip dengan Minecraft, game ini fokus pada elemen eksplorasi, survival, mengumpulkan sumber daya, serta pertarungan melawan makhluk berbahaya. Bedanya, sebagian besar petualanganmu akan berlangsung di bawah laut.

Kamu harus mengumpulkan material untuk bertahan hidup, membuat peralatan, hingga membangun kapal selam agar bisa menjelajah lebih dalam. Keunikan Subnautica terletak pada atmosfer horor yang kental dan nuansa sci-fi yang kuat. Sambil mengeksplorasi samudra asing, kamu juga akan mengungkap misteri di bawah laut.

13. Astroneer

Mengambil setting waktu di abad ke-25, Astroneer mengajak kamu menjelajah dunia alien sambil mengumpulkan material, membangun markas, dan mengungkap misteri—mirip kayak Minecraft.

Fokus utama game ini adalah eksplorasi dan bertahan hidup. Kamu memulai perjalananmu di planet Sylva dengan perlengkapan seadanya. Kabar baiknya, kamu nggak perlu khawatir bakal menghadapi monster di sini. Kabar buruknya, kamu harus memastikan kamu punya suplai oksigen yang cukup saat menjelajah.

14. Cube World

Cube World memang ber-genre action RPG, tapi game ini menawarkan dunia luas dengan beragam bioma—mulai dari gurun, laut, hingga padang rumput—yang mendorong pemain untuk terus bereksplorasi. Sepanjang perjalanan, kamu bisa menemukan kota, istana, dungeon, hingga gua tersembunyi.

Cube World mengusung sistem combat real-time yang dipadukan dengan quest, dungeon, dan elemen crafting. Kamu dapat membuat senjata, armor, makanan, maupun item kosmetik. Bahkan, kamu juga bisa menjinakkan hewan untuk dijadikan peliharaan, yang bakal membantu kamu dalam pertarungan atau mempersingkat waktu yang dihabiskan dalam perjalanan.

Saat membuat karakter, kamu bisa memilih ras, gender, serta satu dari empat class: Warrior, Rogue, Ranger, atau Mage—masing-masing class punya skill dan gear unik yang memengaruhi gaya bermainmu.

15. Dinkum

Dinkum masuk dalam daftar game mirip Minecraft karena keduanya punya banyak kesamaan yang bikin keduanya cocok buat kamu yang doyan game sandbox dengan sentuhan survival. Di dua game ini, kamu bisa ngumpulin material dari alam liar, bangun rumah atau bangunan sesuka hati, sampai crafting berbagai item dan peralatan.

Nggak cuma itu, kamu juga bebas menjelajah dunia terbuka, menambang, dan bertahan hidup dari berbagai ancaman di sekitar. Ada juga sistem progres yang bikin kamu terus mau upgrade perlengkapan dan mengembangkan dunia versi kamu sendiri.

16. Eco

Eco adalah game simulasi multiplayer survival yang fokus ke pembangunan peradaban manusia. Uniknya, di sini kamu nggak cuma ngatur sumber daya, tapi juga harus mikirin dampak lingkungan dari setiap keputusan yang kamu ambil. Salah kelola sedikit saja, ekosistem bisa rusak.

Dan itu jelas nggak gampang—apalagi kalau kamu mulai harus mengubah medan demi pembangunan. Tapi justru di situlah tantangannya. Kalau kamu bisa merencanakan dengan matang dan membangun secara bijak, kamu bisa menciptakan peradaban yang maju tanpa menghancurkan alam.

Eco juga punya elemen yang bikin Minecraft populer, seperti crafting dan mining. Namun, Eco terasa lebih sulit karena game ini mengangkat isu dunia nyata, mulai dari perubahan iklim sampai kerusakan ekosistem.

17. Outpath

Outpath menggabungkan mekanisme game clicker dengan nuansa Minecraft. Di sini, kamu bisa mengumpulkan material, membuat items, dan membangun markas—semuanya bisa kamu lakukan tanpa batas waktu atau tekanan apa pun. Mainnya santai banget, ngikutin tempo kamu sendiri. Jadi, Outpath cocok banget buat kamu yang pengin lepas stres dan cari hiburan ringan setelah hari yang panjang.

18. PixArk

PixARK dan Minecraft punya banyak kesamaan. Keduanya memungkinkan kamu membangun serta memodifikasi lanskap dengan bebas. Secara visual pun mirip, keduanya punya art style bloky yang khas.

Selain itu, baik PixARK maupun Minecraft sama-sama punya Creative Mode, memungkinkan kamu membangun tanpa harus repot mengumpulkan material, karena semua sumber daya tersedia tanpa batas. Terakhir, kedua game ini menggunakan sistem procedural generation untuk menciptakan dunia yang berbeda setiap kali dimainkan. Hasilnya, setiap sesi eksplorasi terasa lebih segar.

19. Raft

Kalau kamu bosan membangun segala sesuatu di daratan, coba deh main Raft. Di game sandbox ini, sebagian besar waktumu bakal dihabiskan di laut. Kamu bisa membangun dan mengkustomisasi rakit sendiri. Tapi hati-hati, ada hiu yang bisa menyerang rakitmu! Jadi, pastikan rakit yang kamu buat cukup kuat dan kokoh. Walau fokus utamanya di laut, kamu juga bisa menjelajahi daratan untuk mengungkap cerita yang ada di dalam game.

20. Sons of the Forest

Sons of the Forest merupakan sekuel dari The Forest. Game survival horor ini menghadirkan dunia sandbox yang memungkinkan kamu menjelajah, mengumpulkan material, serta membuat berbagai item dan perlengkapan untuk bertahan hidup. Kamu juga harus membangun tempat berlindung sekaligus mengelola kebutuhan dasar seperti rasa lapar, haus, dan kelelahan.

Di sini, kamu berperan sebagai seorang jurnalis yang dikirim bersama tim kontraktor bersenjata ke pulau misterius bernama Site 2 setelah sejumlah orang dilaporkan menghilang. Kehilangan tersebut ternyata berkaitan dengan keberadaan kanibal dan mutan berbahaya yang menghuni pulau itu. Artinya, kamu nggak cuma fokus mengumpulkan sumber daya, tapi juga harus siap bertarung demi bisa keluar hidup-hidup.

Kesimpulan 

Dari sekian banyak game sandbox yang ada, Minecraft tetap jadi salah satu yang paling populer. Tapi kalau kamu lagi mau suasana baru, masih banyak kok game sandbox lain yang nggak kalah seru.

Di daftar game mirip Minecraft ini, tiap judul punya ciri khasnya sendiri. Mulai dari survival di bawah laut, sampai petualangan eksplorasi luar angkasa. Tinggal pilih yang paling sesuai sama selera kamu.

Kamu bisa langsung ke Steam untuk beli game yang ada di daftar game mirip Minecraft ini. Sebagian dari game ini juga bisa dimainin gratis, seperti Roblox, tetap ada transaksi dalam game. Satu hal yang pasti, kalau kamu perlu topup, kamu bisa langsung ke RRQ TopUp, yang punya jaminan aman dan harga paling murah!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *